Beranda · Chord Gitar · Cinta · Kata Kata Mutiara

Kuota ITS Menurun 112 Mahasiswa



Kuota ITS Menurun 112 Mahasiswa

Kuota ITSMenurun 112 Mahasiswa – Kali ini update lagi tentang Kuota ITS Menurun 112 Mahasiswa, sebelumnya tentang Ditjen Baru, Urus Pelatihan dan Tunjangan Guru dan Bekasi Terancam Krisis Tenaga Guru. Yu mari langsung saja simak di bawah ini :
Kuota ITS Menurun 112 Mahasiswa
Menjelang penerimaan mahasiswa baru, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengumumkan penurunan kuota. Bila pada 2014 menerima 3.357 mahasiswa, tahun ini dipastikan ITS hanya menampung 3.245 mahasiswa atau turun 112 orang.

''Penurunan itu ditujukan untuk total mahasiswa baru yang akan diterima,'' ujar Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNM PTN) Divisi Seleksi Ismaini Zain.
Menurut dosen ilmu statistika tersebut, ada delapan jurusan yang kuotanya turun. Yakni, biologi, fisika, teknik industri, teknik material dan metalurgi, teknik elektro, sistem perkapalan, teknik informatika, serta sistem informasi. ''Penurunan yang paling banyak terjadi di sistem informasi (SI), yaitu 50 mahasiswa,'' ungkap Ismaini.

Kuota diturunkan karena banyak dosen sistem informasi yang sedang menempuh kuliah jenjang S-3. Jadi, untuk menjaga kualitas pengajaran, Ismaini dkk memilih menurunkan jumlah kuota lebih dulu. ''Nanti kalau dosennya sudah kembali, kuotanya ditambah,'' kata dia.

Ismaini menjelaskan, proses belajar mengajar juga memengaruhi akreditasi prodi. Karena itu, rasio jumlah dosen dan mahasiswa harus seimbang. Selama ini rasio yang ideal, menurut Badan Akreditasi Negeri Perguruan Tinggi (BAN-PT), adalah 1 dosen untuk 40 mahasiswa (1:40). Bila jumlah tersebut tidak sesuai, dampaknya terjadi pada akreditasi prodi. ''Selain S-1, prodi lain hanya turun 5-10 mahasiswa,'' tuturnya.

Dia mengungkapkan, ada pula prodi lain yang kuotanya meningkat. Yaitu, manajemen bisnis, teknik kimia, kimia, desain interior, dan transportasi laut. Di antara lima prodi tersebut, yang kuotanya paling banyak meningkat adalah manajemen bisnis. Tahun lalu manajemen bisnis hanya menerima kuota 40 mahasiswa. Namun, peminat prodi tersebut ternyata membeludak. Bahkan, manajemen bisni masuk 10 besar prodi dengan jumlah peminat terbanyak di ITS. Karena itu, lanjut Ismaini, ITS lantas menyiapkan sarana-prasarana, fasilitas, dan sumber daya manusia. Tahun ini manajemen bisnis bisa menambah kuotanya dengan signifikan.

Menjelang pendaftaran SNM PTN pada Jumat besok (13/2), Ismaini berharap seluruh siswa sudah mantap dengan pilihan prodi masing-masing. Apalagi seluruh PTN telah mengumumkan kuotanya. ''Saya yakin semua SMA telah mempersiapkan strategi agar anak didiknya diterima lewat jalur SNM PTN,'' tegasnya.
Jika SMA mempunyai banyak siswa yang pintar, Ismaini menyarankan siswanya disebar ke banyak prodi dan PTN. Jadi, mereka tidak berkumpul di satu prodi atau PTN saja. Apalagi berkumpul di satu prodi yang terkenal memiliki tingkat keketatan yang tinggi

Sekian informasi tentang KuotaITS Menurun 112 Mahasiswa, semoga bermanfaat buat anda semuanya, Trims. Jangan lupa baca : Penanganan dan Pencegahan Demam Berdarah dan Selalu Romantis dan Bugar saat Valentine dengan Makanan ini

Artikel keren lainnya:

Ditjen Baru, Urus Pelatihan dan Tunjangan Guru



Ditjen Baru, Urus Pelatihan dan Tunjangan Guru

Ditjen Baru,Urus Pelatihan dan Tunjangan GuruKali ini update lagi tentang Ditjen Baru, Urus Pelatihan dan Tunjangan Guru, sebelumnya update tentang Bekasi Terancam Krisis Tenaga Guru, yu mari langsung aja baca di bawah ini tentang Ditjen Baru, Urus Pelatihan dan Tunjangan Guru :
Ditjen Baru, Urus Pelatihan dan Tunjangan Guru
Kebijakan pembinaan guru sering dikeluhkan karena menimbulkan berbagai masalah. Mulai dari urusan kenaikan pangkat, peningkatan kompetensi, hingga urusan pencairan aneka tunjangan.
Menteri Pendidikdan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meresmikan pembentukan Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan untuk meminimalkan masalah itu.

Anies menuturkan pembentukan Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) itu dilakukan sekaligus dalam perombakan unit eselon I di lingkungan Kemendikbud. "Semua urusan guru, mulai dari PAUD, dikdas, hingga dikmen ada di Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan ini," tutur Anies di Jakarta kemarin.

Mantan rektor Universitas Paramadina Jakarta itu menjelaskan, program pertama Ditjen GTK itu adalah melakukan pendataan guru-guru yang belum pernah mengikuti program pelatihan atau peningkatan kompetensi. Dia meyakini bahwa masih banyak guru yang puluhan tahun tidak pernah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi.

 "Mereka semua itu nanti kita hitung jumlahnya. Lalu kita jadikan sasaran program peningkatan kompetensi," ujarAnies.
Menteri kelahiran Kuningan, Jawa Barat itu menjelaskan peningkatan kompetensi guru tidak bisa diabaikan. Menurutnya kompetensi guru harus terus dikembangkan atau di-upgrade.
Selain peningkatan kompetensi, Anies mengatakan Ditjen GTK juga bertugas mengurusi pencairan tunjangan. Mulai dari tunjangan fungsional guru, sampai tunjangan profesi guru (TPG). Selama ini pengurusan TPG di Kemendikbud dilakukan secara terpisah di banyak ditjen. "Sekarang jika mengurus TPG cukup di satu ditjen saja," terangnya.

 Anies menjelaskan pembentukan Ditjen GTK ini adalah pemenuhan janji kampanye Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia mengatakan saat kampanye dulu, Jokowi memiliki prioritas kerja untuk menata pembinaan guru.

 Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo menyambut baik pembentukan Ditjen GTK itu. Dia berahrap Anies menempatkan orang-orang yang "menyayangi" guru sebagai pejabat di Ditjen GTK.

"Jangan sampai Ditjen Guru itu sering mengeluarkan kebijakan yang menghukum guru seperti selama ini," katanya.
 Sulistyo mencontohkan kebijakan yang dia cap menghukum guru adalah aturan tentang kenaikan pangkat. Dia menjelaskan dalam rezim Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dulu, kenaikan pangkat guru wajib membuat karya tulis.

Padahal guru tidak pernah mendapatkan pelatihan untuk membuat karya tulis. Akibatnya saat ini ada sekitar 800 ribu guru mentok di pangkat IV/a.

Sekian informasi tentang Ditjen Baru, Urus Pelatihan danTunjangan Guru, semoga bermanfaat buat anda semuanya dan menambah wawasan anda, Trims. Jangan lupa baca : Menjaga Baju Bayi Agar Tetap Harum


Artikel keren lainnya:

Bekasi Terancam Krisis Tenaga Guru



Bekasi Terancam Krisis Tenaga Guru

Bekasi Terancam Krisis Tenaga GuruKali ini update lagi tentang Bekasi Terancam Krisis Tenaga Guru, sebelumnya update tentang Penanganan dan Pencegahan Demam Berdarah yu mari langsung saja baca di bawah ini tentang Bekasi Terancam Krisis Tenaga Guru :
Bekasi Terancam Krisis Tenaga Guru
BEKASI - Ketentuan penghapusan guru honorer di Kota Bekasi perlu dikaji ulang. Ini seiring kebijakan pemerintah pusat menghilangkan status honorer diganti Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sesuai Undang-undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN). Sebab, saat ini tenaga pengajar kota tersebut didominasi honorer.
Ketua Forum Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Kota Bekasi, Dini Prihandiri, bahwa jika honorer dihapus maka tak ada guru yang mengajar di Kota Bekasi. Dia mencontohkan, di SMKN 5 Bekasi terdapat 60 guru, 15 di antaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), 3 tenaga kontrak, dan 42 guru honorer.
Di Kota Bekasi 75 persen adalah guru honorer murni Perbedaan gajinya jika TKK gajinya perbulan 600 ribu tapi tak ada tunjangan dari pemkot, sedangkan honorer dihitung perjam mengajar,” ungkapnya dilansir GoBekasi,
Dia menghimbau, kebijakan tersebut dapat kembali dikaji ulang karena menyangkut kesejahteraan guru honorer dan TKK.

“Kebijakan yang merepotkan,” tandasnya.

Sementara itu, guru honorer SMP diBekasi Utara, Soedarono (35) mengatakan, jika dalam proses seleksi status PPPK pihaknya gagal, maka dipastikan guru honorer kehilangan status dan pekerjaan.
“Untuk mendapatkan status PPPK kami harus melakukan tahapan seleksi dahulu. Jika tidak lulus maka kami dirumahkan. Kasian guru honorer lain harus kehilangan pekerjaan,” katanya.
Guru lain, Ustiah menuturkan pasrah dengan kebijakan pemerintah tersebut.
“Pasrah sajalah, paling saya banting stirk ke pekerjaan lain, saya juga sudah mempersiapkan diri lamar ke sana-sini,” tuturnya pasrah.
Sekian Informasi tentang Bekasi Terancam Krisis Tenaga Guru, semoga bermanfaat buat semuanya dan menambah info anda, trims. Jangan lupa baca : Selalu Romantis dan Bugar saat Valentine dengan Makanan ini



Artikel keren lainnya: